Kamis, 28 Februari 2013

FUNGSI JURUS NAFAS SAKTI


 
Oleh: Bpk. Abu Wiyono
(Guru Besar Perguruan Pencak Silat & Tenaga Dalam Girisuci Waris Mataram)
  1. Fugsi jurus satu adalah untuk mencekik lawan, jurus ini merupakan jurus larangan.
  2. Fungsi jurus dua adalah jurus untuk mengangkat lawan dan membanting ke bawah.
  3. Fungsi jurus tiga adalah untuk menahan lawan dan memukul lawan dari jarak jauh.
  4. Fungsi jurus empat adalah untuk membuka dan merobek lawan sehingga kakinya terjengkang.
  5. Fungsi jurus lima adalah untuk mengangkat lalu menarik lawan dari jauh dan melemparkannya atau menjatuhkan di dekat kita.
  6. Fungsi jurus enam adalah untuk menutup lawan.
  7. Fungsi jurus tujuh adalah untuk mengangkat lalu menarik lawan dari jauh dan melemparkannya jauh-jauh.
  8. Fungsi jurus delapan adalah untuk menohok ulu hati, ini adalah jurus larangan karena dapat berakibat fatal bagi lawan jika digunakan.
  9. Fungsi jurus sembilan adalah untuk mematah, disebut naga menyelam (nylentik tanpo sutang), kaki lawan dapat terangkat naik ke atas dan langsung terbanting dengan posisi kepala kebawah.
  10. Fungsi jurus sepuluh adalah untuk menetralkan, membuang, pengobatan. 



Nb: Penggunaan Jurus Nafas Sakti Girisuci Waris Mataram
  1. Untuk mengobati pakai jurus 4,10,3/2. Untuk membuang bebas dapat 2 atau 3.
  2. Untuk pagaran dengan jurus 4,10, lalu isi dengan jurus yang dikehendaki umpamanya jurus 3. Jadi buka, lalu ambil kemudian isi dengan jurus yag dikehendaki.
  3. Khusus untuk latihan kepekaan dilakukan dengan bertahap, beban isian pada guratan dinaikan tahap demi tahap agar anggota dapat menyesuaikan sedikit demi sedikit, dan latihan kepekaan dimulai jam 24.00 lebih baik lagi hanya menggunakan celana pendek.

Rabu, 27 Februari 2013

Cara Membangkitkan Tenaga Dalam



Oleh: Nur Salim

Pada dasarnya, setiap manusia mempunyai tenaga dalam. Hanya saja, aktif atau tidaknya tergantung pada manusia tersebut apakah diasah ataukah tidak?. Setidaknya ada tiga yang perlu disiapkan yaitu 1) bakat; 2) konsentrasi; dan 3) keyakinan Yang Tinggi kepada Allah SWT. Adapun cara untuk membangkitkan tenaga dalam adalah sebagai berikut:
  1. Duduk bersila dilantai beralaskan sajadah. konsentrasikan pikiran anda kesatu titik saja. bayangkan seluruh energi dalam tubuh anda mengalir dan rasakan itu.
  2. Angkat kedua tangan anda sejajar di depan dada. Lengan merapat ke badan. telapaknya saling berhadapan. Seperti sedang akan sungkem. lalu tariklah nafas dalam-dalam. sambil tangan anda mulai dijauh dekatkan satu sama lain, ingat tangan jangan bersentuhan. hanya dipompakan antar tangan satu ketangan lainnya.
  3. Sambil tangan terus begitu. tarik nafas yang dalam-dalam lalu buang dengan teratur. kemudian mulailah menggunakan bacaan ini untuk mempercepat proses pengeluaran tenaga dalam “YAA QOWWIYYUU, YA MATIIIN.
  4. bacaan tersebut diulang ulang terus, dan semakin cepat beriringan dengan tangan anda maka anda harus semakin cepat memompa tangan anda satu sama lain. ingat, semakin mulai terasa energinya semakin cepat pula anda mainkan gerakan tangan anda untuk memompa.
  5. Jika konsentrasi anda benar dan bakat anda besar, maka dalam waktu beberapa menit saja, tangan anda akan bergerak sendiri tanpa dipompa lagi. bahkan jika energi anda besar, tangan itu akan bergerak sampai ke atas sangat kencang sekali (seperti putaran kipas angin). bahkan susah untuk dikendalikan. jika anda ingin menghentikan energi tersebut, tinggal meniatkan berhenti saja maka akan berhenti pula semua itu.
  6. Jika cara seperti itu sudah berhasil, sekarang kita coba cara yg halus. ulangi sekali lagi semua ritual di atas. hanya kali ini bedanya, tangan anda digerakkan/dipompa satu sama lain secara perlahan saja. bayangkan ditengah antar telapak tangan anda yang satu dengan yangg lain maka anda akan merasakan ada seperti bola energi yang seakan menghalangi ditengah tengah. bahkan hawanya akan terasa panas diantara tangan anda. anda dapat memegang bola energi tersebut seperti bola karet yg ditekan tekan.

Selasa, 26 Februari 2013

Makna Tumpeng

Oleh: Bpk. Abu Wiyono (Guru Besar Perguruan Girisuci Waris Mataram)
  1. Banyak orang Islam tapi hanya sedikit yang bisa membaca Al-Qur’an.
  2. Banyak orang yang bisa baca Al-Qur’an tapi hanya sedikit yang bisa memahaminya.
  3. Banyak orang yang memahaminya tapi hanya sedikit yang menjalankannya.
  4. Banyak orang yang menjalankannya tapi hanya sedikit yang benar.
  5. Banyak yang benar tapi hanya sedikit yang ikhlas.
  6. Banyak yang ikhlas tapi sedikit yang istiqomah.
  7. Banyak yang istiqomah tapi hanya sedikit yang bisa menahan diri dari dosa.